Senin, 27 Oktober 2008

Di bawah mendung

- di bawah mendung -

titik hujan menari berselendangkan pelangi
berhiaskan mendung di wajahnya, kesepian seolah menanti untuk datang lagi
apa seperti ini meninggalkan arti
lalu pergi, tanpa pernah berjanji?

sepanjang musim mencatati waktu kembali
mengemasi rindu menjejali hati

masih berserakan di pipimu, air mata tak pernah bisa mendustai
dan tak pasti, apakah engkau tengah merajut mimpi
dengan benang-benang waktu yang mengusut

kusam muram dalam temaram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar