Senin, 24 November 2008

Pusi tak ada judul

Renungan............
sepanjang timur dan barat
Ratapan.........
semilir menembus ke atap langit
Kicauan........
mencoba memberi arti
Langit..........langit.........
putramu bertambah umur
tapi dia bersedih
airmata mengalir sederas Niagara
tersisa anak2 bertelanjang dada tak bisa membaca
ribuan bunda meregangkan nyawa kekasihnya
cinta telah tersudut di lorong2 dunia
Langit........langit........
putramu ingin melawan kodrat
memberi setiap jiwa
setetes bahagia
yg bukan harapan lagi
yang tidak hanya janji
mencari kepastian
walau dia tahu itu tak mungkin
Langit......langit..........
Putramu menemukan seorang bidadari
yang kepadanya semua cinta tercurah
dan putramu memberinya sayap
sayap harapan dan semangat
agar bidadari menemaninya berjuang
Langit.......langit.........
hembuskan pesan pada semesta
permohonan maaf putramu
atas ketidakmampuan
atas ketidaktahuan
atas kebingungan
atas semua yang belum bisa dia lakukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar