Rabu, 03 Desember 2008

ketika kita dalam....

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikan nya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh dalam suatu keanehan yang serupa. Inilah yang dinamakan CINTA. Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan.

CINTA sebenar nya adalah ketika kamu menitikkan
air mata dan masih perduli terhadap nya, adalah
ketika dia tidak memperdulikan kamu dan kamu
masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata aku turut
berbahagia untukmu

Apabila cinta tidak bertemu,bebaskan dirimu .

Biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi, kau
mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya.

Tapi ketika Cinta itu mati, kamu tidak perlu mati
bersama Cinta tersebut.

Orang yang berbahagia bukanlah mereka yang
selalu mendapatkan keiginannya, melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh.

Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan,
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri dan
menyadari bahwa penyesalan tidak seharus nya
ada.

CINTA mu akan tetap di hatinya, sebagai
penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang
telah kau buat.

Teman sejatimengerti ketika kamu berkata aku
lupa. Menunggu selamanya ketika kamu berkata tunggu sebentar.

Tetap tinggal ketika kamu berkata tinggalkan aku
sendiri. Membukakan pintu meski kamu belum mengetuk
dan belum berkata bolehkah aku masuk?…

Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan
dia, melainkan bila ia berbuat kesalahan dan
bagaimana caramu untuk memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.

Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa.

Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Lebih menyakitkan menangis didalam hati dari
pada menangis tesedu atau mengadu.

Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air
mata yang tersembunyi menggoreskan luka
dihatimu yang tidak pernah hilang.

Sayang, dalam cinta kita sangat jarang perduli.
Tetapi ketika Cinta itu tulus, meskipun kau
acuhkan Cinta tetap mulia dan kamu seharusnya
berbahagia, hatimu dapat mencintai seseorang
yang kamu cinta.

Mungkin akan ada saatnya kamu harus berhenti
mencintai seseorang bukan karena orang itu
berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
bila kita melepaskan nya

Kadang kala, orang yang paling mencintaimu
adalah orang yang tidak pernah menyatakan cintanya padamu namun tetap memperhatikan mu selalu.

Karena dia takut kau berpaling dan memberikan
jarak terhadap nya dan bila suatu saat nanti kau
akan menyadari ia adalah cinta yang tidak kamu
sadari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar